Terkait Penembakan Kelompok “Radikal” di Pidie, Stop Operasi Militeristik

Posted by Headquarter Denmark | Aceh | Kamis 4 Maret 2010 21:35
Hendra Fadli Kordinator Kontras Aceh [Foto/acehinstitute.org].

WAA News – Kamis 04/03/2010 

Siaran Pers Bersama

Terkait Penembakan Kelompok “Radikal” di Pidie
Stop Operasi Militeristik

Banda Aceh – KontraS Aceh dan PB HAM Pidie mengingatkan kepolisian untuk tidak mengulangi pendekatan militeristik dalam penumpusan kelompok yang diduga teroris di Aceh.

hal ini terkait dengan meluasnya operasi kepolisian dan bertambahnya warga yang terbunuh dalam operasi seperti yang terjadi pada 03 Maret 2010 dinihari di Padang Tiji. (lagi…)

Terkait Penembakan di Jantho, Permintaan Maaf Kapolda Abaikan Akuntabilitas

Posted by Headquarter Denmark | Aceh | Kamis 4 Maret 2010 21:13
Hendra Fadli Kordinator Kontras Aceh [Foto/acehinstitute.org].

WAA News – Kamis 04/03/2010

Siaran Pers
     
Terkait Penembakan di Jantho

Permintaan Maaf Kapolda Abaikan Akuntabilitas

Mengacu pada aturan perundang-undangan yang ada aparat kepolisian hanya diberikan kewenangan untuk menggunakan senjata api (kekerasan) secara terukur dan terbatas dalam keadaan tertentu  untuk melindungi dirinya atau mengatasi perlawanan –merujuk pada prinsip proporsionalitas dan nesesitas-  dengan demikian permintaan maaf Kapolda Aceh yang tidak dibarengi dengan upaya pengungkapan secara objektif tentang latar belakang peristiwa merupakan wajah lama kepolisian yang mengabaikan aspek akuntabilitas. Dalam hal ini kami mendesak Kapolda Aceh untuk memastikan adanya pertanggungjawaban secara hukum atas operasi kepolisian di Jantho yang berakibat pada terbunuhnya 1 orang warga sipil. (lagi…)

Pernyataan Protes atas Pemukulan TNI terhadap warga di Sigli

Posted by Headquarter Denmark | Aceh | Kamis 4 Maret 2010 21:01
Hendra Fadli Kordinator Kontras Aceh [Foto/acehinstitute.org].

WAA News – Kamis 04/03/2010

Pernyataan Protes atas Pemukulan TNI terhadap warga di Sigli

Nomor : IST
Lamp   : -

Kepada Yth.
Komandan TNI Yon Armed 17/RC (Laweung)
Kapten Ainun Rahman

di

Pidie

Hal : Pernyataan Protes atas Pemukulan Anggota TNI terhadap warga di Pidie
Dengan hormat,

Bersama dengan ini kami sampaikan fakta-fakta sebegai berikut: (lagi…)

Lbh Banda Aceh Pos Tapaktuan Pertanyakan Penyelesaian Sengketa Tanah Trumon

Posted by Headquarter Denmark | Aceh | Rabu 17 Februari 2010 10:47
ketua
Koordinator LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan [Foto/Dok/Waa].

WAA News – Rabu 17/02/2010

Lbh Banda Aceh Pos Tapaktuan Pertanyakan Penyelesaian Sengketa Tanah Trumon

ACEH - Sengketa tanah masyarakat akibat pembangunan Kompi Brimob di Desa Ie Jeureuneh Kecamatan Trumon Timur sampai saat ini belum jelas penyelesaiannya. Padahal, sengketa tanah tersebut sejak tahun 2008 sudah ditangani oleh Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan Provinsi Aceh yang dibentuk oleh Gubernur Aceh. Hal ini sangat disayangkan,  dimana masyarakat yang lahannya termasuk dalam kawasan pembangunan kompi Brimob merupakan masyarakat miskin. Seharusnya Pemerintah Aceh dalam hal ini Tim Penyelesaian Sengketa Pertanahan Aceh dengan secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut karena selain terjadi penyerobotan lahan masyarakat juga berdampak pada ekonomi dan penghidupan masyarakat setempat.

LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan menilai pemerintah tidak punya sense of crisis dan kepedulian terhadap masyarakat baik itu Pemerintah Aceh maupun Pemkab Aceh Selatan. Pemkab Aceh Selatan seharusnya tidak hanya tinggal diam menunggu penyelesaian dari Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan Provinsi tetapi mempertanyakan komitmen Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Tanah tersebut karena sengketa tanah Trumon berada dalam wilayah hokum Kabupaten Aceh Selatan.

Persoalan mendasar lain akibat lambannya pemerintah dalam melakukan proses penyelesaian sengketa tanah Trumon berdampak pada terbengkalainya pendidikan anak-anak setempat akibat lahan yang jadi sumber kehidupan orang tua mereka untuk membiayai pendidikan sekolah telah jadi komplek pembangunan kompi Brimob dan hal ini tidak pernah menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Oleh karena itu, LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan sebagai sebuah lembaga advokasi hokum dan HAM dalam hal ini :

  1. Mendesak Tim Fasilitasi Penyelesaian sengketa pertanahan Provinsi Aceh untuk dengan secepatnya mengambil langkah-langkah penyelesaian sengketa tanah Trumon.
  2. Mendesak Pemkab Aceh Selatan untuk serius memperhatikan hak-hak ekosob masyarakat korban seperti hak atas pendidikan dan hak atas pekerjaan yang layak.
  3. Meminta kepada POLRI/POLDA NAD untuk tidak melakukan kegiatan apapun pada lahan sengketa tersebut baik pembangunan sarana dan prasarana Kompi Brimob maupun kegiatan lainnya sebelum ada penyelesaian konkrit dari Pemerintah Aceh.

Demikianlah release ini dibuat untuk terciptanya keadilan hokum dalam masyarakat dan terwujudnya Negara Demokrasi yang menjunjung nilai-nilai hokum dan HAM

Wassalam

Tapaktuan, 12 Februari 2010
LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan

 

Syahminan Zakaria, SHI
Koordinator

Hentikan Praktek Hukum Cambuk di Aceh

Posted by Headquarter Denmark | Aceh | Minggu 14 Februari 2010 16:17
Hendra Fadli Kordinator Kontras Aceh [Foto/acehinstitute.org].

WAA News – Minggu 14/02/2010

Siaran Pers

Hentikan Praktek Hukum Cambuk di Aceh
No : 001/SP/KontraS Aceh/2010

ACEH - Terkait dengan masih berlangsungnya praktek hukum cambuk di Aceh, KontraS Aceh mengingatkan Pemerintah Aceh agar mempertimbangkan secara sungguh-sunguh instrumen Hak Asasi Manusia tentang larangan penyiksaan termasuk larangan penerapan Corporal Punishment (Hukuman Pidana (Fisik) yang Kejam). (lagi…)

Halaman Berikutnya »