<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.9" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title></title>
	<link>http://www.waa-aceh.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 13:00:23 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>37 Tahun Sudah Umur Saya “Tarmizi Age”</title>
		<description><![CDATA[




Tarmizi Abdul Ghani [Foto/Dok/Waa].




WAA News – Minggu 07/03/2010
37 Tahun Sudah Umur Saya “Tarmizi Age”
DENMARK - Hari ini Ahad (minggu) 7 maret 2010 merupakan tanggal dan bulan yang sama ketika  saya di lahirkan pada 37 tahun yang lalu, di sebuah Gampòng pedalaman yang bernama Blang Geulanggang, di Peucoek Aluerhèng, Bireu, Aceh.
Pada kamis 25 februari 2010, bulan [...]]]></description>
		<link>http://www.waa-aceh.org/2010/03/37-tahun-sudah-umur-saya-%e2%80%9ctarmizi-age%e2%80%9d/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Antara Teroris Dan Separatis</title>
		<description><![CDATA[




Aiyub Ilyas adalah aktivis World Achehnese Association, Mahasiwa Master Kesehatan Jiwa HUC of Norwegia [Foto/Dok/Waa].




WAA News – Sabtu 06/03/2010
Antara Teroris Dan Separatis
OPINI
Oleh: Aiyub Ilyas
Masyarakat Aceh selalu identik dengan perjuangan. Berjuang sering menjadi kata yang apabila disentak akan membangkitkan jiwa patriotisme yang tertanam dalam diri rakyat Aceh. Berjuang bagi rakyat Aceh sering dianalogikan sebagai upaya melawan [...]]]></description>
		<link>http://www.waa-aceh.org/2010/03/antara-teroris-dan-separatis/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Terkait Penembakan Kelompok “Radikal” di Pidie, Stop Operasi Militeristik</title>
		<description><![CDATA[




Hendra Fadli Kordinator Kontras Aceh [Foto/acehinstitute.org].




WAA News – Kamis 04/03/2010 
Siaran Pers Bersama
Terkait Penembakan Kelompok “Radikal” di Pidie
Stop Operasi Militeristik
Banda Aceh &#8211; KontraS Aceh dan PB HAM Pidie mengingatkan kepolisian untuk tidak mengulangi pendekatan militeristik dalam penumpusan kelompok yang diduga teroris di Aceh. 
hal ini terkait dengan meluasnya operasi kepolisian dan bertambahnya warga yang terbunuh dalam [...]]]></description>
		<link>http://www.waa-aceh.org/2010/03/terkait-penembakan-kelompok-%e2%80%9cradikal%e2%80%9d-di-pidie-stop-operasi-militeristik/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Aceh Baru Harus Lebih Baik, Supaya Rakyat Mendukung</title>
		<description><![CDATA[




Muhammad Armiyadi Signori [Foto/Dok/Waa].




WAA News – Kamis 04/03/2010
Aceh Baru Harus Lebih Baik,  Supaya Rakyat Mendukung
OPINI
Oleh: Muhammad Armiyadi Signori
Semua berawal pada tanggal 15 Agustus 2005, petinggi Gerakan Aceh Merdeka dan pemegang kekuasaan dari Negara Republik Indonesia bersepakat untuk mengakhiri perseturuan diantara keduanya yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun, telah merengut banyak korban jiwa, harta,  martabat [...]]]></description>
		<link>http://www.waa-aceh.org/2010/03/aceh-baru-harus-lebih-baik-supaya-rakyat-mendukung/</link>
			</item>
	<item>
		<title>Terkait Penembakan di Jantho, Permintaan Maaf Kapolda Abaikan Akuntabilitas</title>
		<description><![CDATA[




Hendra Fadli Kordinator Kontras Aceh [Foto/acehinstitute.org].




WAA News – Kamis 04/03/2010
Siaran Pers
     
Terkait Penembakan di Jantho
Permintaan Maaf Kapolda Abaikan Akuntabilitas
Mengacu pada aturan perundang-undangan yang ada aparat kepolisian hanya diberikan kewenangan untuk menggunakan senjata api (kekerasan) secara terukur dan terbatas dalam keadaan tertentu  untuk melindungi dirinya atau mengatasi perlawanan –merujuk pada prinsip proporsionalitas dan nesesitas-  dengan demikian permintaan [...]]]></description>
		<link>http://www.waa-aceh.org/2010/03/terkait-penembakan-di-jantho-permintaan-maaf-kapolda-abaikan-akuntabilitas/</link>
			</item>
</channel>
</rss>
