Uni Eropa di Minta Menyelamatkan Perdamaian Aceh
Bendera Partai Aceh (Foto doc – PA).
|
Denmark - Sejak Nota Kesepahaman antara pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka ditanda tangani di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005, ada saja kendala-kendala yang terjadi dalam proses pelaksanaannya di Aceh, namun secara garis besar perdamaian Aceh sudahpun berjalan perlahan-lahan sehingga sudah memasuki tahun ke 4..
Selamat dan tidaknya perdamaian Aceh kedepan sangat tergantung pada pemerintah Indonesia dan sejauh mana kepedulian pihak Uni Eropa terhadap keselamatan perdamaian Aceh, karena aparat-aparat Indonesia mulai masuk mencampuri sektor-sektor yang bukan tugasnya di Aceh, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mulai memprovokasi situasi damai termasuk dengan menurunkan bendera Partai Aceh (PA).








