Kami Sangat Menyesali Tindakan Polisi Indonesia Menembak Anggota GAM/KPA Di Aceh

Posted by Headquarter Denmark | Press Release | Jumat 26 Februari 2010 20:02
ketua
WAA gelar aksi di Jerman pada Sabtu 04 July 2009 sebagai bentuk dukungan terhadap perdamaian Aceh yang berkekalan [Foto/Iwan Cebo/Waa].

WAA News – Jumat 26/02/2010

WAA HEADQUARTER – Kami World Achehnese Association mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh untuk memanjatkan doa ”tahlil” kepada saudara kita  Kamaruddin (Anngota KPA) di Aceh yang di ketahui telah berpulang ke rahmatullah pada senin 22 februari 2010 karena di tembak oleh Polisi Republik Indonesia di Aceh dalam sebuah oprasi di kawasan pegunungan Jalin, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. (lagi…)

Masyarakat Aceh Akan Peringati Hari Lahir Nabi Muhammad di Denmark

Posted by Headquarter Denmark | Press Release | Senin 22 Februari 2010 07:59

WAA News – Senin 22/02/2010

DENMARK - Masyarakat Aceh di Denmark akan menyelengarakan sebuah acara yang sangat kusus pada akhir februari ini. Dalam budaya Bansa Aceh peringatan ini sudahpun mulai di kenal sejak islam bertapak di Negeri yang berbatasan dengan laut India itu. (lagi…)

Penjaga Gol Tim Nas Aceh Di Paraguay Ingin Bawa Pulang Prestasi Terbaik

Posted by Headquarter Denmark | America | Jumat 19 Februari 2010 22:24
ketua
Empat Penjaga Gol Tim Nas Aceh dan seorang alit Escuela Empoli sedang berlatih di Paraguay [Foto [Foto/Nasruddin Ali, S.Pd/Waa].

WAA News – Jumat 19/02/2010

Penjaga Gol Tim Nas Aceh Di Paraguay Ingin Bawa Pulang Prestasi Terbaik
Oleh: Tarmizi Age

Asuncion Paraguay - Di lapangan Escuela de Futbol Empoli PC, dimana atlit-atlit sepak bola Aceh U 15 dan 16 tahun menuntut ilmu persepakbolaan di Paraguay,  terlihat pelatih kiper baru yang bernama Modesto Sandoval seorang pelatih kiper yang cukup senior di Paraguay pada selasa 17 februari 2010 nampak sedang memberikan materi-materi latihan kepada para penjaga gawang atau kiper harapan masa depan bangsa Aceh. (lagi…)

Lbh Banda Aceh Pos Tapaktuan Pertanyakan Penyelesaian Sengketa Tanah Trumon

Posted by Headquarter Denmark | Aceh | Rabu 17 Februari 2010 10:47
ketua
Koordinator LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan [Foto/Dok/Waa].

WAA News – Rabu 17/02/2010

Lbh Banda Aceh Pos Tapaktuan Pertanyakan Penyelesaian Sengketa Tanah Trumon

ACEH - Sengketa tanah masyarakat akibat pembangunan Kompi Brimob di Desa Ie Jeureuneh Kecamatan Trumon Timur sampai saat ini belum jelas penyelesaiannya. Padahal, sengketa tanah tersebut sejak tahun 2008 sudah ditangani oleh Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan Provinsi Aceh yang dibentuk oleh Gubernur Aceh. Hal ini sangat disayangkan,  dimana masyarakat yang lahannya termasuk dalam kawasan pembangunan kompi Brimob merupakan masyarakat miskin. Seharusnya Pemerintah Aceh dalam hal ini Tim Penyelesaian Sengketa Pertanahan Aceh dengan secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut karena selain terjadi penyerobotan lahan masyarakat juga berdampak pada ekonomi dan penghidupan masyarakat setempat.

LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan menilai pemerintah tidak punya sense of crisis dan kepedulian terhadap masyarakat baik itu Pemerintah Aceh maupun Pemkab Aceh Selatan. Pemkab Aceh Selatan seharusnya tidak hanya tinggal diam menunggu penyelesaian dari Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan Provinsi tetapi mempertanyakan komitmen Tim Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Tanah tersebut karena sengketa tanah Trumon berada dalam wilayah hokum Kabupaten Aceh Selatan.

Persoalan mendasar lain akibat lambannya pemerintah dalam melakukan proses penyelesaian sengketa tanah Trumon berdampak pada terbengkalainya pendidikan anak-anak setempat akibat lahan yang jadi sumber kehidupan orang tua mereka untuk membiayai pendidikan sekolah telah jadi komplek pembangunan kompi Brimob dan hal ini tidak pernah menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

Oleh karena itu, LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan sebagai sebuah lembaga advokasi hokum dan HAM dalam hal ini :

  1. Mendesak Tim Fasilitasi Penyelesaian sengketa pertanahan Provinsi Aceh untuk dengan secepatnya mengambil langkah-langkah penyelesaian sengketa tanah Trumon.
  2. Mendesak Pemkab Aceh Selatan untuk serius memperhatikan hak-hak ekosob masyarakat korban seperti hak atas pendidikan dan hak atas pekerjaan yang layak.
  3. Meminta kepada POLRI/POLDA NAD untuk tidak melakukan kegiatan apapun pada lahan sengketa tersebut baik pembangunan sarana dan prasarana Kompi Brimob maupun kegiatan lainnya sebelum ada penyelesaian konkrit dari Pemerintah Aceh.

Demikianlah release ini dibuat untuk terciptanya keadilan hokum dalam masyarakat dan terwujudnya Negara Demokrasi yang menjunjung nilai-nilai hokum dan HAM

Wassalam

Tapaktuan, 12 Februari 2010
LBH Banda Aceh Pos Tapaktuan

 

Syahminan Zakaria, SHI
Koordinator

Kuliah Jarak Jauh, Momok Atau Alternatif?

Posted by Headquarter Denmark | Opini | Minggu 14 Februari 2010 18:13
Ayub
Aiyub Ilyas adalah mahasiswa master kesehatan jiwa, pada HUC University di Norwegia [Foto/Dok/Waa/]

WAA News – Minggu 14/02/2010

Kuliah Jarak Jauh, Momok Atau Alternatif?

OPINI

Oleh:  Aiyub Ilyas

Carut marut dunia pendidikan negeri ini telah berimbas kepada rendahnya kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya pendidikan biaya tinggi, tapi kebijakan pendidikan sering dijadikan komuditi politik atau ekonomi. Moralitas tidak lagi menjadi inspirasi, yang tinggal hanya kepentingan segelintir orang atau kelompok untuk merawup materi. (lagi…)

Halaman Berikutnya »