Pasukan Bola Kaki Aceh di Paraguay Bertemu Club Rubio Nu

Pasukan Bola Kaki Aceh Memakai Kostum Putih Berles Merah Pada Pertandingan Uji Coba di Lapangan Comite Olimpico Paraguay Pada Kamis 21 Mei 2009.[Foto Nasruddin Ali/Waa]

WAA -Laporan Nasruddin Ali, S.Pd Dari Paraguay
PARAGUAY - Kamis, 21/05/2009 pada jam 14:30 waktu paraguay atau jam 01:30 siang waktu Aceh, anak-anak Tim Nas Aceh kemabli melakukan uji coba melawan kesebelasan Club Rubio Nu (rubio nyu) di bawah pimpinan pelatih John Castro Caballero dengan scort Tim Nas Aceh (a) menang 4-0 sedangkkan Tim Nas Aceh (b) kalah 2-3 dari club Rubio Nu.
Nama Club Rubio Nu itu diambil dari nama bule dan Nu itu adalah perkampungan, jadi Rubio Nu itu adalah nama perkampungan orang-orang percampuran bule dgn Paraguay.
Rubio Nu sebenarnya adalah salah satu Club yang baru saja masuk ke kompetisi Primero(divisi utama) Paraguay.
Tim Nas Aceh (a) menang 4-0
Setalah permainan di mulai beberapa ketika, tepatnya di menit menit ke 20 babak pertama, Faumi syahreza pasukan Aceh di ganjal keras di dalam kotak pinalti oleh pemain Rubio Nu sehingga wasit menghadiah kan tendangan finalti untuk Tim Nas Aceh, yang kemudian di selesaikan dengan baik oleh Muarif sehingga angka menjadi 1-0 utk Aceh.
Zikri Akbar yang menerima umpan bagus di depan gawang Rubio Nu dari Taufiq Aksal pada menit ke 30 menambah jumlah poin untuk Pasukan Aceh menjadi 2-0. Kedudukan ini beetahan hingga babak pertama tamat.
Setelah babak ke dua di mulai, tepat pada menit ke 41, Zikri Akbar kembali mendapatkan kesempatan baik hasil umpan lambung dari Nendi dari sebelah kiri mulut gawang Rubio Nu, kiper Rubio Nu berhasil dikecoh Zikri sehingga angka drastic bertambah menjadi 3-0 untuk kemenangan Aceh.
Pada menit ke 57 tiba giliran Rahmad Maulana dengan sangat tenang ditengah lapangan mengopor kan bola kepada Zoel Fadli yang di kenal dengan nama pato aceh. Pato langsung saja dengan goyangnya berhasil menembusi gawang sekaligus merubah angka kepada 4-0, sehingga membuat anak-anak Paraguay berputih mata hingga pertandingan selesai.
Susunan pemain Tim Nas Aceh (a). 
Rahmanuddin, Dede Ramadhan, Rahmad Maulana, Muarif, Syahrizal, Taufiq Aqsal, Nendi fadriansyah, Arif Hidayat, Zikri Akbar, Faumi Syahreza, Zoel Fadli,
Tim Nas Aceh (b) kalah 2-3
Baru saja 15 menit permainan babak pertama dimulai, T M Iqbal yang nampak dengan sangat bersusah payah mengambil bola di kaki pemain Rubio Nu di dalam kotak finalti Aceh ternyata di nilai wasit sebagai pelanggaran yang kemudia menghadiahkan tendangan finalti bagi Rubio Nu yang di selesaikan dengan bagus oleh mereka sehingga membuahkan hasil 1-0 untuk Rubio NU.
Pemain Rubio Nu kembali mendapatkan kesempatan baik menjaring kan gol ke dua mereka pada menit ke 25, kemelut yang terjadi di depan gawang yang di jaga Rivaldi di manfaat oleh pemain Rubio Nu dengan tendangan yang sangat kuat,kedudukan menjadi 2-0, hasil ini bertahan sampai turun minum.
Pada babak ke 2 menit ke 40 lagi-lagi pemain Rubio Nu membobolkan gawang yang di jaga Satria menggantikan Rivaldi diaz, angka terus bertambah menjadi 3-0 untuk kesebelasan Rubio Nu.
Baru pada menit ke 45 Armiadi sang kapitan yang cuba bangkit dari ketinggalan mengopor bola kepada Agung yang sedang berada di tengah lapangan, Agung yang langsung membawa bola melakukan shooting di luar kotak finalti, tendangannya yang cukup keras dan tepat membuat angka berubah menjadi 1-3.
Untuk memperkecil ketinggalan nya, menit 50 Agung yang mendapat kan bola oporan dari T M Iqbal di luar kotak finalti tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk menyelesaikan tanggung jawabnya dengan manis, sehingga terjadi gol yang ke dua bagi dirinya sekaligus untuk timnya. Wasit dari AIF meniupkan peluit panjang menandakan pertandingan habis,kedudukan 2-3, di sini Pasukan Aceh kalah.
Susunan pemain Tim Nas Aceh (b).
Rivaldi/ Satria maulana, Firdaus, T M IQbal, Andri, Felly, Armiadi, Malem Budiman, Sayuti, Ahmad Agung Fauzan, Jalwandi, Imanda Putra, dan jadangan Gian, Andrea, Zikrillah, Ardiansyah, Satria sementara Randi, Brayan. Sementara Agam tidak diturunkan karnah masih dalam ke adaan sakit engkel saat melawan Club Cerro Porteno pada tanggal 16 kemarin.
Pelatih Jonh Castro Caballero menerapkan pormasi untuk Tim Nas Aceh (a) 4-3-2-1 dan untuk Tim Nas Aceh (b) 4-1-2-1-2.
Pertandingan ini berlangsung di lapangan Comite Olimpico Paraguay dalam waktu 2 x 35 menit untuk setiap Tim yang bertanding. Yang menariknya pertandingan ini turut di saksikan oleh 30 orang pemain bola wanita yang datang ke paraguay baru dua hari yang lalu dari Canada untuk melakukan tour di Paraguay.
Kami Guru-guru pendamping yang juga turut memberi semangat dan melihat jalan nya pertandingan adalah Nasruddin Ali,S.Pd, Samsuar,S.Pd, Mirza Afwadi,S.Pd dan Mahdalena,S.Pd .
Kami di Paraguay selalu memohon bantuan Doa dan semangat dari para pecinta olah raga khususnya sepak bola di tanah Air untuk tercapainya satu tujuan memajukan persepak bolaan Aceh seperti di era 80 han.
Jika ada yang ingin menghubungi kami, silahkan saja melaui e-mail ahtpr@yahoo.co.id atau kontak +595961345225.
Salam dari kami Tim Nas Sepak Bola Aceh Usia 15-16 tahun di Paraguay, dengan ucapan selamat atas berhasil nya meraih medali perak di Arafura Game Darwin Australia pada cabang bola kaki semoga para pelaku, pendukung dan pecinta olah raga di Aceh tidak hanya terpaku pada keberhasilan ini tetapi berjuang terus hingga puncak keberhasilan kita dapatkan suatu hari.[Tarmizi Age]
Previous Post Next Post